Media Massa dan KPU Bersinergi Sukseskan Pilkada Karo

44
Ketua KPU Kabupaten Karo Gemar Tarigan bersama dengan Komisioner lainnya didampingi Komisioner KPU Provinsi Sumatera Utara Benget Silitonga saat memberikan pemaparan dalam acara sosialisasi. (Foto. ASARPUA.com/johni sembiring)

ASARPUA.com – Berastagi –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karo gelar sosialisasi pendidikan pemilih kepada media massa dalam rangka pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karo tahun 2020 di Hotel Internasional Sibayak Berastagi, Jumat (20/11/2020). Disini media massa dan KPU Karo bersinergi sukseskan Pilkasa Karo 2020.

Ketua KPU Kabupaten Karo Gemar Tarigan dalam sambutan pembukaan sosialisasi menyampaikan bahwa salah satu indikator  yang menyatakan suksesnya Pemilihan Kepala Daerah adalah tingginya tingkat partisipasi pemilih.

Komisi Pemilihan Umum (KP) Kabupaten Karo meminta keikutsertaan media massa dalam dalam mencerdaskan pemilih. Pemberitaan yang baik dan benar sesuai kode etik jurnalistik, diyakini sebagai bagian pensuksesan Pilkada Karo tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Mari kita sukseskan tahapan Pilkada Karo,” ujar Gemar Tarigan.

Ditambahkan Gemar Tarigan, pemberitaan yang baik dan benar, tentunya memudahkan masyarakat dalam memilah mana berita yang  real atau hoax dalam konteks Pilkada. Sehingga kesimpangsiuran informasi yang dapat memicu konflik vertical dan horizontal dilapangan dapat  terminimalisir.

Komisioner KPU Karo Divisi Sosialisasi, Partisipasi Pemilih, Dewi A Susanti didampingi Divisi Hukum dan Pengawasan, Anwar Tarigan, dan Divisi Perencanaan Data dan Informasi Rikardo Sitepu, dalam paparannya menjelaskan sejumlah aturan dan larangan dalam tahapan Pilkada sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Disampaikan Dewi, pada intinya tiga indikator dalam Pilkada yakni penyelenggara (KPU dan Bawaslu), peserta (paslon/calon bupati dan wakil), pemilih yang termasuk di dalamnya wartawan. Memiliki peran satu sama lain yang terintegeritas untuk menjadikan masyarakat pemilih menjadi cerdas.

Komisioner KPU Provinsi Sumatera Utara, Divisi  Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat ,Benget Silitonga yang turut hadir dalam kegiatan menyatakan, pemberitaaan visi-misi paslon khususnya pasca debat  diberitakan sebagaimana mestinya.

Baca Juga  Nurul Akhyar Serahkan Santunan Untuk Anak Yatim

“Visi dan misi paslon itu penting dimuat di media massa, agar masyarakat pemilih tidak senantiasa menganut paham politik transaksional. Bercermin pada data Pilkada Karo tahun 2010, minat pemilih ke TPS hanya sekitar 66 persen. Tahun 2015 sekitar 68 persen. Sementara Pilkada kali ini KPU Pusat menargetkan Target Nasional pada angka 77,5 persen”, ujar Benget.

Sehubungan Pilkada yang digelar ditengah Pandemi Covid-19, Benget Silitonga meminta kolaborasi dan partisipasi banyak pihak khususnya media massa untuk ikut memberitakan pola hidup sehat dalam tahapan Pilkada Karo. Sehingga klaster baru di tingkat KPU, PPS, KPPS, palson, tim sukses, simpatisan dan pemilih dapat diminimalisir.

Reporter: Johni Sembiring