KPU Kota Medan Gelar Simulasi PPS dengan Protokol Kesehatan

69
Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara (PPS) dengan Protokol Kesehatan serta Penggunaan Sirekap di tingkat TPS yang diselenggarakan oleh KPU Kota Medan. (Foto. ASARPUA.com/hpm)

ASARPUA.com – Pejabat sementara (Pjs) Walikota Medan Ir Arief Sudarto Trinugroho MT menghadiri acara Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara dengan Protokol Kesehatan serta Penggunaan Sirekap di Tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan di Halaman Taman Tjong Yong Hian Jalan Kejaksaan No 36 Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (17/10/2020).

Dalam sambutannya, Pjs Walikota Medan mengatakan, tahun 2020 merupakan tahun yang menentukan Kota Medan untuk periode 5 tahun kedepan. Para calon Walikota dan Wakil Walikota akan saling beradu visi dan misi untuk warga Kota Medan. Sebagai salah satu ibu kota provinsi dengan luas wilayah yang sangat luas serta jumlah penduduk kota ketiga terbanyak, Kota Medan menjadi salah satu ibu kota provinsi yang sangat menarik untuk dipimpin.

“Apalagi dengan karakter multikultural masyarakatnya yang terkenal tegas dan lugas, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pemimpin untuk mampu mengambil langkah strategis guna mencuri hati warga Kota Medan,” kata Pjs Walikota Medan.

Untuk itu, Pjs Walikota Medan berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Medan, siapapun yang nantinya dipercaya terpilih memimpin Kota Medan, harus mampu menjadi sosok pemersatu masyarakat Kota Medan yang multikultural ini. KPU Kota Medan juga harus mampu bertindak adil sebagai wasit yang akan mengawasi jalannya Pilkada tahun ini.

“Jangan sampai momen Pilkada ini malah dijadikan sebagai ajang untuk saling menjatuhkan satu sama lain melalui propaganda murahan dan kampanye hitam. Kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS yang kita laksanakan saat ini, merupakan salah satu cara yang ditempuh oleh KPU Medan dalam menyiasati momen Pilkada di masa Pandemi Covid 19,” pesannya.

Baca Juga  Sekda Kota Medan Hadiri Deklarasi Damai Pilkada 2020

Tantangan besar yang dihadapi pada pemilihan ini adalah, tambah Pjs Walikota Medan, dapat menghadirkan pemilih ke TPS-TPS yang ada tersebar di seluruh wilayah Kota Medan. Sebab, jika dulu jumlah pemilih pada momen pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan pada periode lalu tidak sampai 30%, apalagi saat ini Pilkada yang dilakukan di tengah ketakutan akan menyebarnya Virus Corona, besar kemungkinan jumlah pemilih akan menurun dibanding periode yang lalu.

“Jangan sampai Pilkada nanti malah menjadi cluster baru penyebaran Virus Corona. Untuk itu, saya meminta dengan sangat agar protokol kesehatan diterapkan dengan disiplin di setiap TPS yang nantinya menggelar Pilkada. Kita tentu berharap kesadaran berpolitik warga Kota Medan tetap tinggi meskipun Virus Corona masih mengancam,” pintanya.

Dalam kesempatan tersebut Pjs Walikota Medan juga berharap, Pilkada tahun ini akan berlangsung aman, damai dan lancar walaupun pasti akan penuh dengan turbulensi dan intrik politik serta tentang kesehatan. “Mari bersama kita jadikan Kota Medan sebagai panutan yang baik untuk pelaksanaan Pilkada yang jujur dan adil,” harapnya.

Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara dengan Protokol Kesehatan serta Penggunaan Sirekap di Tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibuka secara langsung Plh Ketua KPU RI Ilham Syahputra tersebut berlangsung dengan memenuhi standar protokol kesehatan.

Diakhir acara, bersama Plh Ketua KPU RI Ilham Syahputra, Ketua KPU Sumut Herdensi Adnin, Ketua KPU Medan Agussyah Ramadani Damanik, dan Ketua Bawaslu Medan Payung Harahap, Pjs Walikota Medan melihat secara langsung pelaksanaan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara dengan Protokol Kesehatan serta Penggunaan Sirekap di Tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS). Turut hadir dalam simulasi tersebut, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan dan para pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan. (asarpua)

Baca Juga  FPKS DPRD Medan Soroti Minimnya Perolehan Pajak Reklame

Penulis: Tania Depari, Medan-Sumatera Utara