KAUM Mohon Penangguhan Penahanan Ketua KAMI Medan

77
KAUM) selaku Kuasa Hukum dari Siti Asiah Simbolon dan Muhammad Anthony Fernanda Tanjung mendatangi Polrestabes Medan guna mengajukan Surat Penangguhan Penahanan terhadap Khairi Amri dan Wahyu Rasasi Putri, Ketua dan anggota KAMI Medan pada Rabu, (18/11/2020). (Foto. Asarpua.com/nizar sagala)

ASARPUA.com – Medan –  Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) selaku Kuasa Hukum dari Siti Asiah Simbolon dan Muhammad Anthony Fernanda Tanjung mendatangi Polrestabes Medan guna mengajukan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan terhadap Khairi Amri dan Wahyu Rasasi Putri, Ketua dan anggota KAMI Medan pada Rabu, (18/11/2020).

Dalam konprensi persnya, Husni Thamrin Tanjung, Koordinator Tim Hukum KAUM menyampaikan bahwa kedatangannya ke Polres dalam rangka mengajukan surat penangguhan penahanan terhadap kliennya.

“Harapan kami, pihak polres, cerdas dan cermat, serta berkenan mengabulkan permohonan kami. Sehingga klien dapat berkumpul kembali dengan keluarganya. Disamping itu Permohonan penangguhan penahanan ini kan dibenarkan menurut KUHAP,” ujar Tanjung.

Selanjutnya, Eka Putra Zakran, Kadiv infokom KAUM menambahkan bahwa adapun alasannya mengajukan Penangguhan, yakni mempertimbangkan kesehatan kliennya.

“Pertimbangan kesehatan dan kemanusiaan, karena berdasarkan keterangan dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, klien kami Wahyu Rasasi Putri dinyatakan positif Covid-19,” jelasnya.

Bahwa atas dasar kesehatan dan keselamatan kata Epza perlu dilakukan perawatan terhadap diri kliennya.

“Mengingat semakin meningkatnya penyebaran wabah Covid-19 di rumah tahanan kepolisian republik indonesia, maka perlu dan wajar dilakukan penangguhan penahanan atau pengalihan jenis tahanan terhadap klien kami. Bahwa pada umumnya rumah tahanan di Kepolisian Republik Indonesia telah mengalami over capacity, sehingga tidak layak kondisi seperti ini terhadap klien kami. Bahwa klien kami belum pernah dihukum pidana berdasarkan putusan pengadilan. Tim hukum KAUM yang hadir kali ini antara lain: Husni Thamrin Tanjung, Bambang Santoso, Eka Putra Zakran, Saiful Armri, Yusri Fachri, Riswan Munthe, Rony Ansari Siregar, Ari Ardiansyah, Iskandar, Rahmad Sidik, Khoiruddin dan Sofyan Gajah. Surat Permohonan Penagguhan Penahanan diterima oleh Murni, Staf administrsi Bag. Sium lantai 2 Gedung Polrestabes Medan,” tutup Epza. (Asarpua) 

Baca Juga  Dari 578 Pelamar Calon PPK Kota Medan, 441 Lolos Seleksi Administrasi

Reporter: Hafnizar Sagala