FPG DPRD Medan Minta Dinkes Evaluasi Pelayanan RSUD Pirngadi 

60
Sidang Paripurna DPRD Medan dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi dalam pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Medan Tahun Anggaran (TA) 2021 di Gedung Dewan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Senin (13/09/2021). (Foto. Asarpua.com/dikdan)

ASARPUA.com – Medan – Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (FPG DPRD) Medan minta Dinas Kesehatan (Dinkes) agar mengevaluasi pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi Medan dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Sebab masalah vaksinasi dan penanganan pandemi Covid-19, harus mendapat perhatian serius karena menyangkut kelangsungan hidup dan keselamatan masyarakat. Terutama pengelolaannya harus lebih profesional.

Hal ini disampaikan juru bicara FPG DPRD Medan Mulia Asri Rambe SH (Bayek) saat membacakan pendapat fraksinya pada Sidang Paripurna DPRD Medan dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi dalam pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Medan Tahun Anggaran (TA) 2021 di Gedung Dewan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Senin (13/09/2021).

“Kami mohon agar Pemko Medan dapat segera memberikan perhatian yang lebih serius,”ungkap wakil ketua FPG yang duduk di Komisi I ini.

Kemudian lanjut Bayek, FPG berharap Dinas Kesehatan harus meningkatkan upaya-upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 di seluruh wilayah Kota Medan, serta mendukung upaya pemerintah untuk melakukan vaksinasi secara merata di wilayah Kota Medan agar mencapai Herd Immunity (Kekebalan Komunal) terhadap Covid-19.

Tidak itu saja, dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE, didampingi pada wakil ketua yakni Ihwan Ritonga, Rajudin Sagala, Bahrumsyah yang juga dihadiri Walikota Medan Bobby Nasution, Wakil Walikota Medan Aulia Rachman sertu unsur pejabat Pemko Medan lainnya itu, Bayek juga menyoroti sektor pendidikan.

Dimana kata Bayek, sektor pendidikan merupakan pilar penting bagi kemajuan suatu negara dan wilayah. Pada masa pandami covid 19 ini, pendidikan dilakukan dengan pengajaran jarak jauh (Daring), guna menghindari penyebaran Covid-19 secara masif.

Baca Juga  Satresnarkoba Polres Belawan Gulung Bandar Narkoba

Bagaimana kesiapan sekolah jika dilakukan pembelajaran tatap muka, serta bagaimana Dinas Pendidikan menangani dan mengantisipasi segala permasalahan yang berkaitan dengan pelayanan pendidikan, dimana masih ada sebagian masyarakat yang kesulitan saat mengakses pembelajaran jarak jauh,dengan gadget dan kuota internet yang mahal.

“Untuk satgas penanganan covid 19, perlu kita dukung dan perkuat fungsi dan kewenangannya terutama menangani pemberlakuan pembahasan kegiatan masyarakat (PPKM) agar penyebaran covid 19 dapat terkendali,” tandas Bayek.

Menurut Bayek, bantuan kepada masyarakat sangat penting dalam rangka menjaga ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat pada saat pandemi.

“Kami mendukung program Walikota dan Pemko Medan untuk terus melindungi warga yang terimbas langsung maupun tidak dari kebijakan PPKM Level 4 yang berlaku di Kota Medan saat ini,” sebut Bayek. (Asarpua)