Embat Hp dari Teras Rumah, Babak Belur Dihajar Massa

289
Tersangka dengan wajah babak belur akibat dihajar massa kini diamankan di Mapolsek Medan Area menjalani pemeriksaan. (Foto. Asarpua.com/jhonson siahaan)

ASARPUA.com – Medan – Tersangka yang satu ini, AHarahap (27), warga Jalan Tirta Sari, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, harus menahan sakit saat diboyong ke Mapolsek Medan Area, Senin (15/06/2021) malam. Pasalnya, tersangka babak belur dihajar massa usai embat Hp (Handphone) milik Raffi Firmansyah (12), warga Jalan Tangguk Bongkar X, Kelurahan Tegal Sari Mandala (TSM) II, Kecamatan Medan Denai, saat sedang berada di teras rumah.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago SH MH didampingi Kanit Reskrim, Iptu Rianto SH mengatakan, kejadian terjadi pada Senin (15/06/2021) malam dimana personil Unit Reskrim Polsek Medan Area menerima informasi dari masyarakat bahwa masyarakat telah mengamankan satu orang tersangka di Kantor Lurah TSM II.

“Tersangka diamankan terkait pencurian hp milik seorang pelajar di Jalan Tangguk Bongkar X, Kecamatan Medan Denai,” kata Faidir Chaniago didampingi Rianto.

Lanjut, jelas Rianto, menerima informasi tersebut lalu personil pun turun ke lokasi mengamankan tersangka dari amukan massa bersama barang bukti satu unit telepon seluler.

“Dari keterangan korban, saat itu korban sedang belajar di teras rumahnya dan tiba-tiba datang tersangka dan merampas hp yang dipegang korban yang saat itu sedang belajar,” jelas Rianto.

Rianto mengatakan, dalam menjalankan aksinya, tersangka memukul tangan sebelah kanan korban merampas Hp milik korban dan tersangka langsung melarikan diri membawa Hp milik korban.

“Korban pun berteriak maling sehingga masyarakat pun ikut membantu mengejar tersangka dan tersangka pun berhasil ditangkap massa. Karena geram dengan perbuatan dan aksi tersangka, massa pun menghajar korban hingga babak belur.

Sambung Rianto, tersangka pun diamankan oleh sebahagian warga ke Kantor Lurah dan langsung menghubungi pihak kepolisianPolsek Medan Area dan barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka 1 unit hp merk Oppo A-92 warna ungu.

Baca Juga  Perayaan Natal Kaluarga Besar RSU Materna Penuh Sukacita

“Akibat perbuatannya embat Hp, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun. Tersangka sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut saat ini,” ungkapnya. (Asarpua)

Penulis: Jhonson Siahaan