Bupati Asahan Serahkan Bantuan Beras PPKM kepada 53.568 KPM

150
Bupati Asahan H Surya, BSc saat menyerahkan secara simbolis bantuan beras PPKM kepada masyarakat penerima manfaat di Gudang Bulog Kisaran. (Foto. ASARPUA.com) ramadhansyah batubara)

ASARPUA.com- Kisaran – Bupati Asahan H Surya, BSc menyerahkan secara simbolis bantuan beras Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kepada 53.568 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Kabupaten Asahan di Gudang Bulog Kisaran, Jumat (30/07/2021).

Surya juga mengatakan bantuan ini merupakan implementasi pasca diterapkannya PPKM level 3 untuk wilayah Kabupaten Asahan.

“Kepada Dinas Sosial saya ingatkan, jika ada berbagai program bantuan untuk masyarakat, tolong di segerakan. Karena masyarakat sangat membutuhkan,” ujarnya.

Oleh karena itu, adanya bantuan beras dari Pemerintah yang di salurkan Bulog  Kabupaten Asahan melalui Kantor Pos  serta Dinas Sosial Kabupaten Asahan sangat di apresiasi Bupati.

“Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban masyarakat, terutama KPM baik itu Program Keluarga Harapan (PKH ) maupun Bantuan Sosial Tunai (BST),” imbuhnya.

Pada kesempatan ini, Surya juga menginstruksikan kepada Aparat Pemerintah Kabupaten Asahan mulai dari tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten agar benar-benar mengawasi penyaluran beras bantuan ini agar tepat sasaran.

“Dalam pelaksanaan penyaluran bantuan beras ini agar tetap menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes),” tuturnya.

Sementara itu, Kadis Sosial Kabupaten Asahan Syamsuddin, SH dalam laporannya menyampaikan sesuai data dari Kementerian Sosial RI bantuan beras PPKM yang akan disalurkan sebanyak 53.568 KPM yang berasal dari Program Keluarga Harapan  (PKH) sebanyak 19.173 keluarga dan dari Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 34.395 keluarga dan masing masing penerima manfaat mendapatkan 10 Kg.

Syamsudin juga menjelaskan bantuan beras PPKM ini berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang di kelola oleh Bulog, sesuai surat dari Kantor Pos Kisaran penyaluran beras bantuan ini dimulai pada tanggal 27 – 31 Juli 2021. (asarpua)

Penulis: Ramadhansyah Batubara

Baca Juga  Revisi Perda Wajib Belajar MDTA Belum Masuk Propemperda