Beroperasi Masa Pandemi, POM AU Razia Hiburan Malam Electra CBD Polonia

248
Petugas POM TNI-AU Lanud Soewondo saat melakukan razia ke tempat hiburan malam terkait video yang viral di media sosial. (Foto. Asarpua.com/jhonson siahaan)

ASARPUA.com – Medan – Berangkat dari viralnya video yang menunjukan adanya aktifitas tempat hiburan malam di Komplek CBD Polonia, Medan, diduga melanggar protokol kesehatan (Prokes), Polisi Militer (POM) TNI-AU Lanud Soewondo melakukan Razia di KTV Electra, Kamis (08/07/2021) malam.

Sebelum razia dilakukan, petugas POM TNI-AU Lanud Soewondo bersama Intel TNI-AU Lanud Soewondo menggelar apel pasukan di markas POM TNI-AU Lanud Soewondo dan langsung bergerak menuju lokasi begitu usai apel pasukan.

Saat tiba dilokasi, petugas PM TNI-AU Lanud Soewondo mendapati pintu depan Electra terkunci dan dirantai gembok. Curiga, lalu rombongan merangsek masuk dari pintu samping dan mendapati banyak sepeda motor motor yang terparkir di lokasi. Didalam gedung, petugas tidak mendapati pengunjung, hanya beberapa orang karyawan yang sedang membersihkan ruangan.

Herman, penanggung jawab Electra menjelaskan, bahwa saat penerapan PPKM di masa pandemi memang masih beroperasi. “Memang buka bang, tapi hanya cafe saja dan itu pun hingga pukul 17.00 WIB sesuai dengan surat edaran dan himbauan pemerintah. Untuk KTV dan lainnya tidak beroperasi,” kata Herman.

Disinggung terkait video yang viral dan beroperasinya KTV Electra yang diduga melanggar prokes, Herman membantah hal tersebut. “Kalau kami perhatikan, video dari media sosial itu kami rasa itu video lama. Kami sangat mendukung pemerintah dalam penanggulangan dan percepatan Penanganan Covid-19 dan penerapan PPKM,” bebernya.

Sementara itu, ditempat terpisah, Dansat POM TNI-AU Lanud Soewondo, Mayor POM Sadin menjelaskan, kegiatan ini merupakan perintah dari pimpinan dalam mendukung pemerintah pusat maupun daerah untuk penegakan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang sudah diatur dalam surat edaran Gubernur Sumatera Utara dan Walikota Medan.

Baca Juga  Robi Barus: Menjadi Anggota DPRD Adalah Amanah yang Harus Saya Jaga

Jelas Sadin, razia ini menyasar pada lokasi tempat hiburan yang melanggar batas waktu yang sudah ditetapkan pemerintah. “Kita melakukan razia ke beberapa lokasi tempat hiburan malam maupun cafe-cafe yang masih beroperasi diatas waktu yang sudah ditentukan dan melanggar PPKM mikro,” ujar Sadin.

Selain KTV Electra, sambung Sadin, ada beberapa lokasi tempat yang dirazia yakni beberapa cafe yang ada di sekitar Komplek CBD Polonia. “Untuk KTV Electra setelah kita datangi, dalam keadaan tidak beroperasi dan tidak kita temui pelanggaran prokes. Kami tidak mengetahui pasti video yang beredar itu kapan kejadianya,” ungkapnya. (Asarpua)

Penulis: Jhonson Siahaan