Bank Sampah Dukung Pemko Medan Atasi Sampah

24
Gubsu Edy Rahmayadi melaunching bank sampah Masjid Ar-Rivai di Jalan Sisingamaraja Km 7, Kelurahan  Harjo Sari I, Kecamatan Medan Amplas, Jumat (20/11/2020). (Foto. Asarpua.com/hpm)

ASARPUA.com – Medan – Gubsu Edy Rahmayadi melaunching bank sampah Masjid Ar-Rivai di Jalan SM Raja Km 7, Kelurahan  Harjo Sari I, Kecamatan Medan Amplas, Jum’at (20/11/2020). Kehadiran bank sampah ini merupakan bank sampah yang dimiliki masjid pertama di Kota Medan. Diharapkan nantinya dapat mendukung Pemko Medan dalam mengatasi persoalan sampah di ibu kota Provinsi Sumatera Utara (Provsu).

Launching dihadiri Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Medan Ir Arief Sudarto Trinugroho diwakili Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, unsur Komunitas Peduli Lingkungan Medan, donatur, serta jamaah Masjid Ar-Rivai.

Gubsu sangat mengapresiasi kehadiran bank sampah Masjid Ar-Rivai. Kehadirannya diharapkan dapat membantu masyarakat sehingga menjadikan sampah bernilai ekonomis. “Selain membantu mengatasi persoalan sampah, kehadirannya kita harapkan dapat memberi manfaat bagi warga sekitar,” kata Gubsu.

Selain melaunching, Gubsu juga meletakkan batu pertama pembangunan menara Masjid Ar-Rivai yang direncanakan setinggi 27 meter. Guna mendukung kelancaran pembangunan menara tersebut, Gubsu pun memberikan sumbangan.

Sebelumnya, BKM Masjid Ar-Rivai Ikrom Helmi Nasution dalam laporannya menjelaskan, sebelum launching, lebih dulu telah diresmikan Kadis Lingkungan Hidup Kota Medan Syarif Armansyah Lubis dan menjadi masjid pertama di Kota Medan.

Dikatakannya, kegiatan itu sudah beroperasi 4 bulan lalu. Sejak beroperasi hingga sampai saat ini, sudah mampu membantu 70 orang masyarakat, dimana setiap Jumat 70 orang masyarakat itu mendapatkan masing-masing 3 liter beras dari ATM Beras Masjid Ar-Rivai.

“Masyarakat yang menerima beras ini, setelah mereka membawa sampah-sampah yang telah dipilah, terutama botol plastik. Alhamdulillah, sejak beroperasi hingga saat ini bank sampah sudah menampung 276 kg sampah. Jika dikonversikan nilainya sebesar Rp1.100.000. Dengan nilai ini, masyarakat yang mendapatkan beras dari ATM Beras tidak hanya 70 orang lagi, tetapi bertambah 10 orang lagi,” jelas Helmi. Terkait pembangunan menara Masjid Ar-Rivai, Helmi menjelaskan, biaya yang dibutuhkan sebesar Rp1,3 miliiar.

Baca Juga  Pemprovsu Gelar Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019

Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang berharap kehadiran bank sampah dapat membantu mengatasi persoalan sampah di Kecamatan Medan Amplas, terkhusus Kelurahan Harjo Sari I. (Asarpua)