Alquran Sebagai Pedoman Hidup dan Mengamalkannya  

30
Palit Muda Harahap, sebagai Ketua II LPTQ Sumut yang juga Pemimpin Tim Kafilah Sumut ketika memberikan keterangan di pemondokan Kafilah Sumut di Hotel Ibis Padang, Jalan Taman Siswa Kota Padang, Sumbar, Jumat (20/11). (Foto. Asarpua.com/humpes)

ASARPUA.com – Padang – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional merupakan perhelatan akbar di Tanah Air yang bertujuan untuk mendorong umat Islam mempelajari kitab suci Alquran sebagai pedoman hidup dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Bukan sebaliknya, menjadi ajang persaingan di antara kafilah yang sedang bertanding.

“MTQ ini seharusnya menjadi tempat bertemunya ahli-ahli Quran. Namun kita lihat di lapangan seakan-akan ini hanya menjadi ajang persaingan semata, dampaknya hubungan silaturahmi antar kafilah kurang terjalin dengan baik,” ujar Ketua II Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut Palit Muda Harahap di sela-sela rapat Tim Kafilah Sumut jelang penutupan MTQ Nasional XXVIII, di Pemondokan Kafilah Sumut Hotel Ibis Padang, Jalan Taman Siswa Kota Padang, Jumat (20/11/2020).

Karena itulah, Palit Muda Harahap mengharapkan tujuan MTQ yang sudah digelar sejak tahun 1968 ini dapat dikembalikan seperti semula, sehingga di antara kafilah dapat terjalin silaturahmi yang baik dan saling tukar menukar pemikiran selama terlaksananya musabaqah.

Palit Muda Harahap juga mengkritisi bergesernya tujuan pembentukan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ). Dikatakannya, tujuan inti dari lembaga ini adalah untuk mengembangkan Alquran di Indonesia, memberantas buta baca Alquran, mendorong pemerintah untuk melahirkan peraturan daerah tentang kewajiban pandai baca Alquran, serta menjadikan imam-imam salat lebih mahir untuk membaca Alquran.

“Tujuan pembentuka Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) mulai bergeser. Jadi sekarang LPTQ ini terkesan hanya menjadi panitia untuk penyelenggaraan musabaqah dari tingkat pusat hingga daerah,” tegasnya.

Gubsu Semangati Kafilah Sumut

Sementara itu, terkait beberapa kafilah yang sudah masuk babak final pada lima cabang dari delapan cabang yang ditandingkan, mendapat apresiasi dari Gubernur Sumut (Gubsu0 Edy Rahmayadi. Gubsu juga menyemangati agar para qari-qariah Sumut tetap semangat dan sealu tampil maksimal.

Baca Juga  Wagubsu Berharap TLCI Tingkatkan Aksi Sosial di Tengah Pandemi

“Semangatlah mereka para qori-qoriah kita yang sedang bertanding di MTQN XXVIII Sumbar. Buatlah Sumut ini semakin bermartabat. Mereka adalah duta-duta Sumut. Kita doakan yang terbaik untuk para duta kita tersebut,” ujar Edy Rahmayadi, menjawab pertanyaan wartawan, Jumat (20/11/2020) di Medan. (Asarpua)