AKP Martualesi Sitepu Ajak Masyarakat Aktif Berantas Narkoba

291
Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu menegaskan, penyalahgunaan narkoba dapat diberantas dengan adanya partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat. (Foto. Asarpua.com/martin tarigan)

ASARPUA.com – Labuhanbatu – Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu menegaskan, penyalahgunaan narkoba dapat diberantas dengan adanya partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, dirinya mengajak peran serta masyarakat untuk aktif membantu kepolisian dalam memberantas narkoba khususnya di Kabupaten Ika Bina En Pabolo.

Hal tersebut disampaikan Martualesi Sitepu, didampingi Kanit I Narkoba Ipda Sarwedi Manurung, saat berbincang santai dengan awak media dan tokoh masyarakat, Kamis (18/02/2021) malam di Cafe KN088 Sigambal, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.

“Bisa diberantas kalau masyarakat mau bersatu. Dengan adanya kerjasama dari masyarakat, tentu ini dapat lebih mudah kita lakukan dan kami akan tindak tegas siapa pun itu yang terlibat,” tegas Martualesi.

Mantan Kapolsek Kutalimbaru ini mengaku, bahwa tahun 2020 Polres Labuhanbatu mendapat rangking 4 se- Sumatera Utara dan dalam Operasi Antik Toba 2021 meraih rangking 2 se- jajaran Poldasu.

Pada kesempatan itu, dirinya menyampaikan sebuah wacana akan membentuk Kampung Tangguh Narkoba di Wilayah Hukum Polres Labuhanbatu.

“Melalui rencana ini kita upayakan berdirinya kampung bebas narkoba. Artinya, kampung yang bebas dari Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),” jelasnya.

Di sisi lain, Kasat juga menjelaskan soal rehabilitasi bagi pecandu narkoba. Makanya, dirinya kembali memohon agar masyarakat dapat memanfaatkan program ini.

“Tolong sampaikan kepada masyarakat, apabila ada keluarga dan di lingkungan kita yang kecanduan narkoba, kita akan bantu fasilitasi untuk dilakukan rehabilitasi. Artinya pengobatan bagi pecandu dari penyalahgunaan narkoba,” terangnya.

Menurut Martualesi, pecandu adalah korban yang harus diselamatkan dari penyalahgunaan narkoba. “Mereka juga sakit, makanya kita lakukan pengobatan secara medis melalui rehabilitasi. Ini akan kita lakukan di kampung Bebas Narkoba. Kalau sudah terlibat jadi pengedar dan bandar, tentu akan kita tindak tegas,” sebutnya.

Baca Juga  Perjuangan Pemekaran Provinsi Kepulauan Nias Akan Dibahas Pada Rapat Forkada

Oleh karena itu, lanjutnya, agar program ini dapat berjalan dengan baik, doa berharap peran serta masyarakat dan bersatu berperang dengan narkoba.

“Kita akan buat kampung tangguh itu di Desa Siderojo, Kelurahan Pekan 1 Sigambal, Kecamatan Bilah Hulu. Saya harap ini menjadi contoh bagi dusun, desa atau kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu,” ucap Kasat.

Sebelum menutup perbincangan itu, ada pesan moral yang disampaikan Kasat Narkoba kepada seluruh masyarakat di Wilayah Labuhanbatu Raya. “Tugas kita adalah menyelamatkan generasi penerus bangsa. Kita ingin generasi kita ke depan adalah generasi yang mampu mengukir prestasi,” harapnya.

Wacana ini pun mendapat respon positif dari Tokoh Agama Ustadz Arya Monang Hasibuan. “Saya sangat sepakat dan sangat mendukung dengan wacana yang akan dilakukan Polres Labuhanbatu,” katanya.

Ustad Arya juga mengimbau agar warga dapat berperan dan memiliki rasa tanggung jawab untuk membantu pihak kepolisian dalam melakukan upaya P4GN.

“Kami siap membantu dan mendukung. Terkadang kami juga masyarakat tahu adanya pengguna atau pengedar narkoba di wilayah kita. Tapi terkadang masyarakat mungkin takut untuk mengatakan. Makanya itu, kami juga harap perlindungan dari Polres Labuhanbatu,” ujarnya.

Hadir dalam bincang santai tersebut Ketua SPI Labuhanbatu Penry Nababan, Kepling Siderojo A Sugianto, Tokoh Masyarakat Kumpul Subadio, Edy Arianto, Ketua BKM Bripka Didik Irawan. (Asarpua)

Reporter : Martin Tarigan