Kasus Kekerasan Terhadap Anak Masuk Tahab Penyidikan

141
Kanit PPA Polres Tanah Karo IPDA Tina Nainggolan saat memberikan keterangan. (Foto. ASARPUA.com/ johni sembiring)

ASARPUA.com – Kabanjahe – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak dibawah umur yang terjadi di salah satu desa di Kecamatan Tiga Panah, Karo memasuki babak baru. Kepolisian Resor Tanah Karo yang menangani kasus itu sudah meningkatkan tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Demikian disampaikan Kanit Perempuan Perlindungan Anak (PPA) Polres Tanah Karo, IPDA Tina Nainggolan di dampingi Juper, Briptu Loren Sihombing, kepada ASARPUA.com di ruang kerjanya, Kamis (14/01/2021).

Ditambahkan Kanitt, dalam menangani kasus ini Penyidik telah memintai keterangan saksi sebanyak 8 orang. “Kita telah memintai keterangan saksi sebanyak delapan orang. Enam orang dewasa dan dua orang anak. Termasuk korban sendiri,” ujar  Kanit.

“Dari hasil keterangan saksi-saksi dan korban,maka dlakukan gelar perkara. Dari situlah disimpulkan kasusnya ditingkatkan ketahap penyidikan. Terlapor sendiri akan segera dilakukan pemanggilan,” beber Tina Nainggolan.

Sekedar mengingatkan kasus dugaan kekerasan terhadap  anak di bawah umur,yang menimpa salah satu anak,di salah satu desa di Kecamatan Tiga Panah,Kabupaten Karo ,terjadi pada Jumat (12/12).

Kasus itu juga mendapat perhatian dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Karo. LPA Kabupaten Karo, sangat berharap Kepolisian Resor Tanah Karo profesional dalam menangani kasus itu.

LPA Kabupaten Karo, telah juga melayangkan surat kepada  Kapolres Tanah Karo,AKBP Yustinus Setyo Indriyono,dengan no 03/SK/LPA/XII/2020 tertanggal 23 Desember 2020.

“Benar, kita (LPA Karo),sudah menyurati Bapak Kapolres Tanah Karo dan mendesak agar segera menuntaskan kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di salah satu desa Kecamatan Tiga Panah.

“Surat kita di terima R Br Ginting dan surat juga kita tembuskan kepada Komnas PA Pusat/Arist Merdeka Sirait dan LPA Sumut” ujar Ketua LPA Karo Burhan Arif Sembiring di dampingi Sekertarisnya Andria Miata Sebayang kepada wartawan termasuk ASARPUA.com  di kantornya,Jalan Samura Kabanjahe baru baru ini.

Baca Juga  Plh Bupati Hadiri Pelantikan DPC GAMKI Sergai Periode 2019-2022

Adapun tujuan kita mendesak Kapolres Tanah Karo,untuk segera menuntaskan kasus tersebut,agar tidak terjadi penyebaran polemik dikalangan masyarakat sehingga dapat menimbulkan konflik horizontal.serta penegakan hukum keadilan untuk anak tersebut sesuai dengan amanat UU No 17 tahun 2016,tentang penetapan Perpu No 1 Tahun 2016 perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak pasal 80 ayat (1).ujar Burhan Arif Sembiring. (Asarpua).

Reporter: Johni Sembiring